FKMPD Desak BPD, Camat dan BPMD Nonaktifkan Kades Durian Karena Sakit

Durian, Tabayyunews | Menyikapi kondisi desanya yang tak menentu setelah 5 bulan Kepala Desanya tak membaik dari musibah Strooke, warga Desa Durian yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa (FKMPD) meminta kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) segera menonaktifkan Kades Durian dan mengisinya dengan Pejabat Sementara (PJs).

Berita Terkait :

Sewenang-Wenang, Kades Durian Bikin SK Cacat Hukum

Hal tersebut mengemuka dalam rembug desa yang diadakan FKMPD di Berugak Buku Desa Durian pada Selasa (28/5) Kemarin.

Dalam pertemuan yang dihadiri puluhan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se Desa Durian tersebut, FKMPD menyoal kondisi Desa Durian yang saat ini mengalami krisis kepemimpinan disebabkan Kades Sudarman yang saat ini dalam kondisi sakit dan tidak mampu menjalankan pemerintahannya.

Sialnya, ketidakmampuan Kepala Desa karena sakit tersebut ditenggarai dimanfaatkan sejumlah fihak untuk memproduksi kebijakan-kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.

“Menurut informasi yang kami terima, akibat lemahnya kepala desa ini, tahun ini beberapa dusun tidak mendapatkan jatah pembangunan seperti Dusun Berombok, Petoak dan Paok Dandak” Ungkap Abdurrahman, salah seorang perwakilan tokoh dari Dusun Berombok.

Baca Juga :

Tidak Melalui Pansel, Prades Baru Desa Durian Diminta Kembali Ke Posisi Semula


Perwakilan tokoh dari Paok Dandak dan Irok, H. Mukhtar dan H. Muslim yang turut hadir dalam acara tersebut juga menegaskan, menurut pengamatan mereka, dominasi sejumlah orang dalam mempengaruhi kebijakan Kades telah menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Mereka berpendapat, masyarakat saat ini dalam kondisi bingung sebab berbagai kebijakan Kepala Desa kesannya diproduksi oleh sejumlah orang, sementara Kepala Desa sendiri hanya dimintai tandatangan dalam kondisi tidak berdaya.

“Karena kondisi sakit, Pak Kades menurut kami tidak punya kekuatan untuk mendesain kebijakan dan mengambil keputusan apapun terkait Desa, akhirnya kesan yang muncul, kebijakan beliau ditunggangi oleh kepentingan orang lain” Tegas H. Muslim.

Menyikapi hal tersebut, FKMPD Desa Durian telah menyepakati beberapa hal salah satunya bersurat resmi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Durian dan BPMPD Kabupaten Lombok Tengah dan meminta lembaga tersebut tegas  menonaktifkan Kades Sudarman demi membela kepentingan masyarakat secara luas dan menyelamatkan kesehatan Kades yang sakit sejak terpilih tersebut. (Tby/01)

0 Response to "FKMPD Desak BPD, Camat dan BPMD Nonaktifkan Kades Durian Karena Sakit"

Post a Comment